3 Kiat Rekrut Fresh Graduate untuk Startup Anda

155013601

Foto: gettyimages.com

Sebagian besar manajer dan pemimpin bisnis kecil yang ingin merekrut karyawan baru kini makin akrab dengan berbagai metode perekrutan yang dekat dengan generasi milenial tetapi banyak perusahaan masih membuat kesalahan yang berulang dalam proses ini.Mayoritas kesalahan itu melibatkan praktik-praktik perekrutan yang sudah usang dan kuno sehingga tidak bisa menjaring orang-orang muda yang paling berbakat.

Berikut adalah 3 kiat untuk mendapatkan lulusan-lulusan baru yang berpotensi.

1. Evaluasi potensi, bukan pengalaman mereka
Mahasiswa universitas kebanyakan belum memiliki pengalaman yang memadai. Meskipun sudah ada yang menjalani masa magang di masa pendidikannya, hal itu belum bisa dianggapa sebagai pengalaman kerja yang sesungguhnya. Dengan menyadari hal itu, Anda perlu mencari kandidat yang memiliki passion atau semangat berkarya yang tinggi di bidangnya dan kesesuaian dengan budaya perusahaan yang Anda kelola. Jika budaya kerja pribadinya kurang sesuai dengan perusahaan, Anda perlu mempertimbangkan lebih lanjut sebelum akhirnya menerima orang itu dalam perusahaan.

2. Tekankan penyusunan kerja yang fleksibel
Generasi milenial lebih peduli pada lingkungan kerja yang memberikan fleksibilitas dan jam kerja yang bisa disesuaikan dengan waktu mereka. Mereka mungkin tidak terlalu memikirkan tinggi gaji. Tariklah mereka dengan berbagai fasilitas seperti waktu liburan yang lebih panjang dan penjadwalan kerja yang lebih fleksibel.

3. Tunjukkan budaya Anda
Sebuah proses interviu yang baik dan teratur seharusnya menyampaikan pada kandidat pekerja mengenai budaya perusahaan yang sebenarnya. Jika perusahaan Anda memiliki budaya kerja yang penuh semangat muda, inovasi dan keceriaan maka pastikan untuk menunjukkannya pada calon karyawan itu, tetapi jangan berpura-pura atau berakting dengan tujuan memberikan kesan yang menipu. Tetaplah apa adanya.(ap)

Sumber: http://www.ciputraentrepreneurship.com

Leave a Reply