Apa Perbedaan Antara Motivasi dan Disiplin

Foto: Gettyimages.com

Foto: Gettyimages.com

Akhir- akhir ini mungkin kita sering mendengar dan membaca bahwa manakah yang lebih penting motivasi atau disiplin? Dan apakah perbedaan antara motivasi dan disiplin? Seorang pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang harus memiliki kedua hal ini, karena dengan seseorang memiliki motivasi maka dia akan mengejar apa yang diinginkannya yang tentunya di butuhkan kedisiplinan untuk dapat terealisasi apa yang dia inginkan.

Apa perbedaan antara motivasi dan disiplin ?
Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan  tujuan tertentu. Atau bisa dikatakan motivasi adalah “Why To Do”.  Motivasi itu bisa di mana saja, entah anda sedang mendengarkan pengalaman orang lain, ketika sedang membaca, menonton , mengikuti seminar /konferensi, atau apa sajalah. Dan sumber dari motivasi itu bisa dari siapa saja entah itu dari supir taksi, tukang sapu jalanan, pengusaha terkenal, guru, dan lainnya..
Motivasi adalah sesuatu yang ada di belakang tujuan Anda. Ini seperti suatu kekuatan  Anda yang mengatakan bahwa Anda bisa, ketika sebagian diri Anda mengatakan Anda tidak bisa. Ini juga gaya yang sama yang dapat membantu Anda memindahkan gunung, pada suatu hari tertentu. Motivasi adalah kemampuan seumur hidup yang anda dapat tingkatkan terus melalui kesadaran diri yang Anda miliki.

Disiplin adalah tata tertib, ketaatan  kepada peraturan, suatu cara pendekatan yang mengikuti ketentuan yang pasti dan konsisten untuk memperoleh apa yang menjadi sasaran. Atau bisa dikatakan disiplin adalah “What To Do”.  Disiplin bersifat konsisten, jadi haruslah menjadi suatu kebiasaan yang sering kita lakukan setiap hari dan berulang-ulang, maka lama kelamaan itu akan menjadi suatu kebiasaan yang baik dan membuat anda jadi disiplin. Dan memang diperlukan suatu usaha yang keras, tapi kalau anda sudah terbiasa melakukannya itu akan menjadi keuntungan bagi diri anda sendiri. Disiplin diri adalah kemampuan untuk mengoreksi dan mengatur perilaku Anda demi suatu perbaikan. DisipIin ini membantu Anda melakukan hal yang benar pada saat itu untuk keuntungan jangka panjang Anda, ketika Anda mungkin ingin melakukan sesuatu yang lain.

Manakah yang lebih penting ?
Kedua-duanya sangat penting, sepanjang anda mau menjadi lebih baik, maka anda harus memiliki motivasi dan disiplin didalam hidup ini, sekalipun itu adalah pilihan kita tiap-tiap hari. Disinilah karakter pemimpin akan terbentuk dan terlihat bahwa mereka yang karakter yang kuat, mereka akan menjadi pemimpin yang baik, selain dapat memotivasi dirinya sendiri pemimpin juga harus bisa memotivasikan orang lain.

Motivasi dan Disiplin Bekerja bersama-sama
Motivasi dan disiplin selalu bekerja bersama-sama. Motivasi dapat menjadi inspirasi awal Anda. Ketika Anda kehilangan inspirasi awal Anda, disiplin diri dapat membantu membuat Anda tetap melakukannya. Untuk tetap komit pada pada  kedisiplinan diri anda,  motivasi awal Anda lah yang mengatakan bahwa hal itu penting.
Anda akan termotivasi  ketika Anda mengajukan pertanyaan seperti “Apa yang Anda ingin lakukan?” Dan “Apa yang Anda ingin hindari?” Dan “Mengapa Anda ingin melakukan itu?”
Dan juga Anda akan terdorong menjadi  disiplin ketika Anda sendiri mengajukan pertanyaan “Apa hal terbaik bagi Anda untuk lakukan?”

Bagaimana Cara Membuat Disiplin itu Dilakukan
Dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Sangat mudah untuk melakukan apa yang memang Anda sudah termotivasi untuk melakukannya.  Tetapi  tidak mudah untuk melakukan apa yang Anda sendiri tidak termotivasi untuk melakukannya. Bagaimana Anda dapat memiliki perilaku yang tepat?   Bagaimana mempertahankan untuk tetap  bertahan didalam cara hidup yang disiplin dan selalu termotivasi ? Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

1. Ciptakan rutinitas
Jangan menunggu rutinitas ini kebetulan terjadi. Saat Anda sedang mendisiplinkan diri, sama halnya saat memprogram sebuah robot. Tidak ada emosi yang terlibat. Sesederhana “Jika ini.. maka.. itu”.
Karena itulah sebuah perencanaan sangat krusial. Anda tidak perlu menentukan apa yang harus Anda lakukan setiap bangun pagi. Anda tidak perlu memilih dari 100 keputusan yang bisa diambil. Anda memutuskan satu kali untuk menjalankan rencana tersebut dan bangun setiap pagi untuk melaksanakannya. Anda sudah memutuskan dan akan menjalankannya. Anda tidak perlu memutuskan apa-apa lagi, Anda hanya perlu melakukannya.

2. Putuskan bahwa hal ini benar-benar bernilai
Tentu, membuat keputusan awal akan sangat sulit.
Tanyakan pada diri sendiri, seberapa Anda menginginkannya? Anda tentu harus mengorbankan sesuatu. Jika Anda benar-benar menginginkannya, maka pastinya hal tersebut sangat bernilai. Jika Anda memutuskan hal tersebut bernilai untuk Anda, maka…

3. Berinvestasilah di dalamnya.
Uang memang memiliki cara untuk mengatur prioritas Anda. Di manakah Anda menghabiskan kebanyakan waktu Anda? Lihatlah ke mana Anda paling banyak menghabiskan uang. Mungkin ada korelasi pada keduanya.Berinvestasilah dalam apapun yang ingin Anda lakukan. Buatlah keadaan apabila Anda tidak mencapainya menjadi sesuatu yang menyakitkan.
Berinvestasilah pada tujuan Anda. Bertaruh atau sewalah seorang pelatih, tapi berinvestasilah pada sesuatu yang benar-benar berarti bagi Anda, dan itu akan membantu untuk mengubah prioritas sesuai yang Anda mau.

4. Teruslah melakukannya
Saat Anda benar-benar ingin menyerah, jangan berhenti. Teruskan. Disiplin tidak bergantung pada perasaan Anda. Hal ini akan tetap berjalan walaupun seberapa jeleknya mood Anda.
When you think you are done, you’re only 40% of what your body is capable of doing. That’s just the limit that we put on ourselves. – David Goggins
Apa yang menjadi motivasi anda, lakukanlah itu terus menerus sampai apa yang menjadi keinginan anda terealisasi didalam kehidupan anda.

Seorang pemimpin yang berhasil ,adalah mereka yang tidak pernah berhenti untuk selalu mau berubah dan menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi, dan apa yang menjadi keinginannya itu dapat tereaslisasi dengan suatu kedisiplinan yang kuat, bukan berambisi..karena anda harus tahu apa yang anda ingin capai, dan untuk siapa anda melakukan ini semua.

Setiap orang pastilah memiliki kekurangan dan kelebihan, fokuslah apa yang menjadi kelebihan anda, dan teruslah untuk selalu mau berubah dan menjadi lebih baik, niscaya anda akan selalu menjadi orang yang dapat memimpin “

Sumber: http://businesslounge.co/

Leave a Reply