Cara Menyelesaikan Konflik Antar Karyawan

t_4ddd8fd5a3e8489671ff1733c1dd0eae_226514_magicnobilje_vSayangnya, konflik antar karyawan merupakan aspek yang terlalu umum dalam dunia kerja. Tapi yang mengherankan adalah mereka yang memiliki tipe kepribadian berbeda terhubung secara bersama di dalam ruangan yang sama selama 8 jam atau lebih setiap harinya. Singkatnya, kepribadianlah yang akan berbenturan, tidak peduli seberapa halusnya.

Sebagai pakar bisnis dan penulis buku terlaris Alexander Kjerulf mencatat, “Jika ada yang sedang terlibat, berkomitmen dan bersemangat, konflik dan perselisihan pasti akan terjadi.”

Jadi, apa yang bisa kita lakukan ketika konflik itu muncul?

Menghadapi konflik

Mengakui adanya konflik mungkin cara terbaik untuk menyelesaikannya. Setelah para manajer mangakuinya, para manajer akan lebih mudah untuk mengantisipasi masalah ini dan mencari cara untuk menanganinya.

Meskipun mungkin insting kebanyakan dari kita mencoba untuk mengabaikan/membiarkan masalah yang mengarah pada konfrontasi yang tidak menyenangkan ini, justru malah akan mengakibatkan situasi yang semakin tidak terkendali.

Konflik antar karyawan bisa berkembang menjadi masalah yang sangat serius dan jika dibiarkan, masalah tersebut dapat memengaruhi kinerja, produktivitas, moral, dan karyawan.

Identifikasi masalah

Apakah masalahnya hanya sepele atau sesuatu yang berpotensi mengancam keberlangsungan bisnis? Apakah konflik itu antara dua karyawan atau kelompok? Apakah berkaitan dengan pekerjaan atau pribadi? Apakah masalah mereka baru atau sudah berlangsung lama?

Mengetahui apa jenis masalahnya dan apakah mereka mengetahui apa masalahnya dan apakah mereka sudah mencapai titik kritis? sangatlah penting untuk menentukan apakah intervensi/mediasi sangat diperlukan. Ingatlah, sebelum mengambil sebuah langkah, cobalah untuk memperjelas masalah dan fakta dari perselisihan tersebut.

Komunikasi adalah kuncinya

Ciptakanlah lingkungan di mana staf mudah didekati dan mereka secara bebas bisa membicarakan keluhan. Konflik sering kali dapat dicegah sejak dini dengan cara memberikan setiap pihak kesempatan untuk mengkomunikasikan keluhan dan kekhawatiran mereka.

He said, she said

Mungkin konflik yang terjadi memerlukan Anda untuk menjadi penengah. Dengan demikian, memiliki pengalaman untuk menyelesaikan konflik sangatlah penting.

Pastikan Anda menemui kedua belah pihak secara bersamaan dan bersikap netral. Bertindak sebagai mediator dalam suasana yang tenang di mana kedua belah pihak merasa didengar adalah cara yang bagus untuk meredakan situasi yang mudah menguap. Semoga Anda bisa mengetahui akar dari konflik tersebut dan menemukan solusi yang baik.

Tegas tapi adil

Walaupun bukan ide yang baik bagi seorang manajer untuk ikut campur dalam perselisihan yang ada di kantornya, sangatlah penting untuk menerapkan peraturan dan kebijakan perusahaan. Cobalah untuk tidak menyalahkan atau membagi kesalahan pada setiap karyawan, tujuan Anda harus untuk mengatasi masalah itu sendiri.

Hikmah yang bisa diambil

Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari konflik antar karyawan selama konflik tersebut dapat diselesaikan tanpa ada dendam (perselisihan yang panjang).  Argument antar karyawan seringkali dapat memberikan pemahaman terhadap para pemimpin untuk menemukan solusi jangka panjang.

Meskipun konflik adalah aspek umum dari dunia kerja, hal ini juga mengganggu kelancaran dan keberhasilan bisnis secara keseluruhan. Inilah sebabnya mengapa semua perselisihan harus segera diselesaikan secepat mungkin.

Dalam keadaan di mana anda merasa bahwa Anda telah kehabisan semua pilihan, jangan ragu-ragu untuk untuk membuat keputusan yang keras.

Sumber: http://www.marketing.co.id/

Leave a Reply