Faktor-Faktor Penentu Kepuasan Kerja

Faktor-Faktor Penentu Kepuasan KerjaSebuah studi berhasil mengidentifikasi bahwa terdapat empat faktor kondusif yang menghasilkan kepuasan kerja tinggi bagi karyawan, yaitu: pekerjaan yang menantang, reward yang sesuai, kondisi kerja yang suportif dan rekan kerja yang suportif. Dan yang penting lagi, faktor-faktor ini dapat dikontrol oleh manajemen.

Orang lebih menyukai pekerjaan yang memberi mereka kesempatan untuk menggunakan skill dan kemampuan dan menawarkan berbagai macam tugas, kebebasan dan timbal balik. Karakteristik ini menjadikan suatu pekerjaan menjadi menantang.

Karyawan menginginkan sistem kompensasi dan kebijakan promosi yang mereka pandang sebagai adil, tidak ambigu dan sesuai dengan ekspektasi mereka. Ketika suatu kompensasi dianggap sesuai dengan tuntutan kerja, tingkat skill individual dan standar gaji komunitas, maka hal ini akan menghasilkan kepuasan kerja. Begitu pula dengan karyawan yang mencari kebijakan dan praktik promosi yang adil. Promosi memberikan kesempatan untuk perkembangan diri, tanggung jawab yang lebih besar dan status sosial yang meningkat. Individu yang memandang bahwa suatu keputusan promosi dibuat secara adil maka cenderung untuk mengalami kepuasan kerja.

Karyawan peduli terhadap lingkungan kerjanya baik demi kenyamanan pribadinya maupun memfasilitasinya supaya bekerja dengan baik. Penelitian menunjukkan bahwa karyawan lebih menyukai lingkungan fisik yang tidak membahayakan serta nyaman. Selain itu, karyawan juga lebih menyukai tempat kerja yang dekat dengan rumah, bersih dan memiliki fasilitas modern, serta memiliki perlengkapan dan peralatan yang lengkap.

Orang pergi bekerja tidak melulu hanya untuk mengejar uang ataupun pencapaian dalam bentuk fisik. Untuk sebagian besar karyawan, bekerja juga memenuhi kebutuhan untuk berinteraksi sosial. Sehingga tidak mengejutkan ketika karyawan memiliki rekan kerja yang bersahabat dan suportif maka hal tersebut dapat menghasilkan kepuasan kerja. Perilaku dari atasan juga dapat menjadi determinan utama dalam kepuasan. Penelitian menunjukkanbahwa kepuasan karyawan meningkat ketika supervisor langsungnya bersahabat dan penuh pengertian, seringkali memuji atas kinerja yang baik, mendengarkan pendapat karyawan dan mau mengenal mereka secara pribadi.

Sumber: businesslounge.co

Leave a Reply