Happy Staff = High Performing Staff

Happy Staff Banyak yang mengatakan bahwa karyawan adalah aset perusahaan yang terbaik, tetapi berapa banyak waktu dan usaha yang benar-benar telah dilakukan untuk membuat mereka bahagia? Rasanya tidak banyak yang melakukannya.  Padahal tidak banyak waktu dan usaha yang diperlukan untuk itu.

Bahagia dalam bekerja mungkin bisa digambarkan sebagai suatu keadaan ketika seorang karyawan yang masuk ke ruang kerjanya  serta-merta merasakan perasaan yang positif dalam lingkungan kerja yang produktif. Sebaliknya karyawan yang tidak bahagia akan merasakan dirinya bukan bagian dari perusahaan dan menghasilkan kinerja yang buruk.

Setiap perusahaan berbeda, sehingga tidak ada peluru ajaib untuk menciptakan tempat kerja di mana karyawan bahagia dan produktif. Namun ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan setiap perusahaan untuk menciptakan tempat yang menyenangkan dan menarik untuk bekerja.  Satu hal yang paling penting adalah dengan memahami kebutuhan individu maupun kolektif para karyawan.

Langkah awal yang baik adalah dengan memperhatikan suasana lingkungan kerja perusahaan. Tanyakan kepada diri sendiri beberapa pertanyaan sederhana berikut – Apakah itu sudah sesuai dengan tujuan? apakah itu sudah mencerminkan budaya kerja perusahaan? Apa yang bisa diubah untuk membuatnya sedikit lebih baik?

Satu hal yang harus dilakukan untuk membangun budaya kerja yang baik adalah dengan membangun hubungan yang baik dengan setiap karyawan.  Seorang atasan atau manajer HR harus menemukan cara-cara yang paling pas untuk membangun hubungan dengan karyawan.  Misalkan dengan bertanya bagaimana keadaan keluarga, anak-anak atau pasangan mereka.  Atau menanyakan hobi mereka dan aktivitas lain di luar kerja.  Tidak perlu berpura-pura  juga menyukai hobi mereka.  Yang harus dilakukan adalah menunjukkan bahwa Anda memahami bahwa hal itu penting bagi mereka.

Satu cara yang bagus untuk meningkatkan hubungan adalah dengan mendorong karyawan untuk saling mendukung satu sama lain.  Kebiasaan saling mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas usaha yang dilakukan antar sesama karyawan, atasan atau bawahan dapat menjadikan budaya kerja yang saling mendukung ke arah peningkatan produktifitas.

Selain itu tentu dengan memperhatikan hal-hal lain untuk memastikan karyawan telah memiliki apa yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaannya  dengan benar, efisien dan pantas mendapatkan penghargaan.

Jadi seperti yang disebutkan sebelumnya, tidak ada peluru ajaib – perbaikan terus-menerus adalah kunci. Membuat perbaikan kecil pada kehidupan kerja karyawan Anda, dapat secara dramatis meningkatkan kinerja perusahaan.

Sumber : (Breathe HR)

One Response to Happy Staff = High Performing Staff

  1. Mariza Sulaiman Mariza Sulaiman says:

    We are happy staffs, here :) Thanks for the article

Leave a Reply