Inilah Cara Pemimpin Terbaik Engage dengan Karyawan di Tempat Kerja

86505733Menjadi pimpinan dalam sebuah organisasi, semisal Departemen Penjualan atau Divisi Penelitian, suatu waktu Anda akan terkondisikan menjadi Pemimpin bagi para karyawan yang ada.  Sosok Anda adalah sentral dari keberhasilan atau kegagalan dari program dan agenda yang dicanangkan.  Sosok Anda menjadi penanggung jawab bagi sukses masing-masing individu dalam tim tersebut.

Keterikatan (Engagement) dengan karyawan adalah salah satu modal keberhasilan visi misi perusahaan yang Anda pangku.  Berikut ini cara elegan bagi Anda sebagai pemimpin perusahaan untuk terlibat dengan karyawan di tempat kerja.

1.  Berbagi Visi dengan Cerita

Setiap orang senang dengan cerita (story).  Inilah cara pertama Anda menjadi seorang pemimpin yang engage dengan karyawan.  Buatlah setiap visi misi organisasi dalam bentuk cerita nan sederhana mudah dicerna.  Cerita lebih memberikan pendalaman dari arti visi misi perusahaan.  Cerita berdampak akan keinginan tahu lebih jauh mengenai tujuan akhir dari organisasi yang Anda pimpin.  Siapakah yang tidak suka dengan menonton film..? Inilah cara bagi Anda terlibat dan terikat secara emosional dengan karyawan.

2.  Berkomunikasi dengan Cara Menawan

Komunikasikan setiap visi misi Anda dengan cara sederhana.  Lihatlah pola pemikiran dan analisa karyawan Anda, dan lakukanlah komunikasi dengan cara mereka.  Terkadang mereka sanggup dengan hanya “membaca”, namun terkadang Anda harus memberikan kepada mereka dengan cara “mendengar”.

3.  Selalu Berkomitmen

Pemimpin harus komit dengan janji dan ucapannya.  Menjadi pemimpin yang handal, maka Anda harus Walk the Talk, tidak hanya sekedar memberikan Instruksi atau Delegasi, namun Anda sanggup menjadi Role Model dalam perilaku dan sikap.  Komitmen Anda menjadi tantangan sebagai pemimpin tim.  Karyawan akan segan jika Anda menunjukkan komitmen dari setiap apa yang Anda mintakan kepada mereka.

4.  Mendukung Kolaborasi

Kolaborasi atau kerjasama adalah modal berikutnya yang perlu Anda jadikan standar keberhasilan Tim.  Pemimpin hebat akan menempatkan masing-masing orang dalam organisasinya sebagai bagian “terpenting”.  Everybody is Impportant.  Anda tidak menghendaki adanya pemain bintang yang hanya bisa bermain sendiri dan untuk diri sendiri, Anda membutuhkan setiap pemain adalah bintang bagi organisasinya.

Sumber: http://ikhtisar.com/

Leave a Reply