Kelola THR Dengan Bijak

kelola THR dengan bijak

Foto: Gettyimages.com

Tunjangan Hari Raya (THR)  merupakan tambahan pendapatan yang diperoleh di luar gaji, biasanya diberikan menjelang hari raya.  Tunjangan ini diberikan perusahaan  untuk  membantu karyawan, karena pada masa lebaran, tentu pengeluarannya meningkat. Berikut ada beberapa tips mengelola uang THR.

  1. Bagi umat muslim, wajib membayar zakat 2,5% dari gaji dan THR untuk membersihkan harta kita.
  2. Setelah itu, bayar gaji dan THR orang yang bekerja pada kita seperti pembantu rumah tangga, sopir, dan lain-lain.
  3. Bagi yang mempunyai hutang, alokasikan maksimal 30% dari gaji dan  THR  Anda untuk membayarnya. Bayar atau lunasi dulu hutang-hutang yang pembayarannya tidak konstan seperti kartu kredit atau kartu simpan pinjam, karena biasanya bunganya tinggi.
  4. Setelah semua kewajiban dipenuhi, baru sisanya untuk kebutuhan hari raya yang lain yang tidak dapat THR seperti Idul Adha atau Natal.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan pengeluaran ini:

  1. Catat rencana semua pengeluaran secara detail seperti: membeli makanan lebaran, perlengkapan sembahyang, biaya mudik, ongkos membeli oleh-oleh, pakaian baru dan lain sebagainya. Dari semua list tersebut, silakan urutkan skala prioritas dari yang paling perlu sampai yang tidak begitu perlu. Sesuaikan besarnya THR yang masih tersisa dengan pengeluaran berdasarkan list prioritas.
  2. Biasanya menjelang hari raya, pusat perbelanjaan atau mall menawarkan berbagai macam diskon untuk semua produk. Jangan belanja barang walaupun diskon besar, kalau barang yang akan Anda beli itu baru keinginan, belum kebutuhan.
  3. Bagi Anda yang mempunyai tradisi mudik, anggarkan biaya mudik ini dengan detail karena biasanya anggaran ini yang paling besar. Misalnya: biaya transportasi, biaya oleh-oleh, dan biaya selama di kampung halaman.
  4. Hindari berhutang pakai kartu kredit untuk menutupi kekurangan dana waktu lebaran. Sebaiknya mengerem pengeluaran yang tidak perlu, daripada harus memaksakan diri.

Ingat! THR sebenarnya bantuan dari perusahaan untuk membantu Anda menutup kebutuhan yang membengkak di luar pengeluaran rutin. Pada prinsipnya  uang THR hanya untuk kebutuhan hari raya saja, jadi pergunakan uang THR untuk hal-hal penting dan dibutuhkan untuk menutup kewajiban Anda di hari raya. Tanamkan pemikiran ini dalam benak Anda

Untuk memudahkan pengelolaannya pakailah amplop untuk memisah masing-masing anggaran. Misalnya untuk anggaran mudik 1 amplop, anggaran belanja selama lebaran 1 amplop dan lain-lain. Dengan begitu, kita akan tahu anggaran dan pengeluaran masing-masing pos. Dan yang terpenting adalah Anda harus disiplin dalam mematuhi anggaran yang dibuat, supaya tidak  terjadi kebobolan di pos-pos tertentu.

Sumber: http://klubnova.tabloidnova.com

Leave a Reply