Manager = Motivator atau Diktator?

Foto: Gettyimages

Foto: Gettyimages

Mereka senang sekali menugaskan anak buah untuk terjun ke hutan belantara tanpa kompas. Dan senang sekali menemukan situasi yang membuat anak buah kesulitan. Ia akan bersiap-siap menjebak anak buah yang kedapatan melakukan kesalahan.

Lantas, bagaimana sebaiknya? Sebelum terlanjur menjadi diktator, para manager sebaiknya menguasai seluk beluk motivasi karyawan.

Lho kok motivasi? Ya, soalnya, dengan memiliki kemampuan motivasi dan melakukan agenda-agenda motivasi, seorang manager akan dipersepsi dekat dengan karyawan. Yang pada akhirnya membangkitkan rasa tanggung jawab untuk memenuhi tugas dengan baik.

Biasanya para manager yang dapat memotivasi anggota tim kerja mengetahui betul cara mengembangkan kemampuan mereka. Tapi yang diketahui dalam teknik-teknik motivasi biasanya rahasia umum, apapun yang Anda butuhkan untuk meningkatkan produktivitas dari karyawan Anda sebenarnya adalah mengetahui isi dari beberapa teknik simple untuk meningkatkan efisiensi dari bagian departemen, pelayanan, bisnis.

5 hal penting yang harus diketahui oleh manager.

  1. Motivasi – Setiap karyawan memiliki keunikan, oleh karena itu motivasi untuk performa lebih baik disampaikan berbeda2 ke setiap individunya. Kenali staff Anda dan juga motivator untuk setiap karyawan dan tawarkan kesempatan yang dapat mendorong ketertarikan serta performa kerja mereka menjadi lebih maksimal.
  2. Letakan tujuan goals – yakinkan bahwa Anda memiliki visi untuk ‘mengapa Anda membutuhkan bagian / insatansi Anda, pelayanan atau bisnis untuk mengoperasikan saat ini dan masa depan. Komunikasikan visi Anda kepada karyawan sehingga mereka pun dapat menggunakan energy mereka untuk mencapai tujuan. Sehingga Mereka akan merasakan kalau mereka pun terlibat dan menjadi bagian dalam bisnis itu dan lebih meningkatkan performanya.
  3. Pujian – ambilah keuntungan dari kesempatan yang besar atau yang kecil untuk emmuji karyawan Anda atas pekerjaanya yang terselesaikan dengan baik. Penilaian Anda terhadap performa mereka sangat berarti dan penting sebagai pengakuan atas usaha yang telah mereka lakukan.
  4. Timbal-balik – jangan pelit untuk memuji namun jangan pula terlalu egois. Tawarkan kata-kata yang baik sebagai hasil timbal balik yang dapat membuat karyawan Anda merasa dihargai dan memiliki nilai.
  5. Managemen – Anda harus selalu siap menjadi sumber bagi karyawan Anda. Mereka harus dapat merasa nyaman ketika mendekati Anda dengan pertanyaan, urusan bisnis, dan not feel as if they are imposing on your time. Mereka harus dapat bergantung dengan kepemimpinan Anda dan sebagai as a model of what excellent performance is all about.

Sumber: www.leadership-park.com

Leave a Reply