Mengurangi Meeting yang Tidak Penting

Mengurangi Meeting yang "Nggak Penting"

Foto: gettyimages.com

 

Banyak waktu di perusahaan yang dihabiskan untuk meeting. Pertanyaannya adalah: apakah waktu yang digunakan untuk meeting tersebut efektif dan produktif? Berikut beberapa tips seputar meeting agar Anda tidak terjebak dalam “meeting yang nggak penting”.

“I never have meetings. What I have is conversations.” -Seth Godin

Banyak waktu di perusahaan yang dihabiskan untuk meeting.
Pertanyaannya adalah: apakah waktu yang digunakan untuk meeting tersebut efektif dan produktif? Berikut beberapa tips seputar meeting agar Anda tidak terjebak dalam “meeting yang nggak penting”:

1. Tentukan agenda
Ketahui agenda yang akan dibahas di setiap meeting. Jika agenda meeting tidak terkait dengan Anda, atau agendanya tidak terlalu penting, mungkin ada baiknya Anda melewatkan meeting tersebut sehingga Anda dapat menggunakan waktu Anda untuk mengerjakan hal-hal yang lebih produktif.

2. Meeting vs. Conversations
Dalam kebanyakan meeting, orang hanya datang untuk “setor muka”. Seringkali, keputusan yang diambil di suatu meeting juga tidak kuat atau “menggantung” karena meeting adalah arena yang menakutkan untuk bersuara, mengambil resiko, atau mengambil tanggung jawab.

Seth Godin, seorang pakar marketing, mengatakan bahwa ia tidak pernah mengadakan meeting. Jika ia ingin menyelesaikan suatu masalah, daripada mengadakan meeting, lebih baik ia menemui 1-2 orang secara langsung untuk membahas persoalan tersebut. Cara tersebut dirasanya lebih efektif.

3. Haruskah Meeting?
Tidak semua persoalan harus dibahas secara tatap muka langsung. Ada kalanya komunikasi lewat media e-mail, chat, atau teleconference dapat menjadi lebih efektif. Sebelum Anda memutuskan untuk mengadakan meeting, tanya terlebih dahulu “Apakah meeting ini benar-benar penting?”

Bagaimana dengan Anda? Tips-tips apa yang Anda miliki untuk menghindari ‘meeting nggak penting’?

Leave a Reply