Moral Staff Lesu? Gunakan Terapi Kejutan!

Menghadapi-Karyawan-MalasSebagai leader, Anda pasti mengalami kejadian ini: moralitas staff yang rendah. Memang ini sebuah siklus, tidak mungkin moralitas rendah terus atau tinggi terus. Tetapi ada kalanya moralitas kerja itu merendah, rendah dan terus merendah.

Perhatikan ciri-cirinya:

Anda mungkin menemukan sebagian staff Anda lesu darah, bak kekurangan sarapan pagi sehingga mereka tidak bertenaga, tidak antusias dengan pekerjaannya. Bila ini terjadi pada hanya beberapa orang staff itupun sudah membahayakan energy seluruh tim kerja. Mengapa? Karena bak virus-virus yang sangat mudah menular, penyakit minimalis energy atau kadang kala para praktisi HRD menyebutnya moralitas kerja yang rendah ini bakal begitu cepat menyebar dan mempengaruhi kinerja yang lain. Tentu saja ini berbahaya. Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Tunggu dulu, bagaimana cara mengatasinya adalah kemudian. Tetapi sebagai leader, Anda sebaiknya memahami bahwa bakal banyak pengorbanan jika terjadi, contohnya: produktifitas, kualitas pelayanan, dan kinerja memburuk di depan mata. Moralitas kerja yang rendah tiak akan mampu menumbuhkan semangat kerja, merontokkan rasa memiliki perusahaan, melemahkan antusiasme problem solving.

Ini sama berbahayanya dengan perputaran staff yang tinggi. Karena menurunnya moralitas kerja bisa mengakibatkan beberapa orang penting Anda hengkang dari perusahaan mencari tempat kerja lain yang lebih menantang bagi mereka. Banyaknya pegawai yang keluar masuk perusahaan bakal mengakibatkan kerugian finansial yang tidak sedikit. Apalagi bila yang keluar itu adalah staff senior yang sudah begitu skilled dalam pekerjaannya. Bayangkan, Anda harus menugaskan lagi divisi HRD untuk segera mencari pengganti, mereka akan kerepotan berurusan dengan head hunter (pencari tenaga SDM), atau mengorbankan waktu mereka untuk melakukan proses pencarian sendiri, wawancara, job training dan job placement. Tentu ini menyebalkan. Produktifitas bakal turun dan mengganggu kinerja.

Bonus kejutan untuk beberapa orang

Bonus yang dimaksudkan disini bukan bonus yang sudah dirancang secara sistematis dan procedural. Biarkan mekanisme bonus dan insentif yang sudah disepakati oleh manajemen dengan karyawan tetap berjalan sebagaimana adanya. Tetapi Anda perlu pikirkan ‘bonus kejutan’ yang bahkan siapapun tidak pernah menyangka bahwa manajemen akan memberikan bonus itu. Sekecil apapun bonus kejutan ini bisa bermakna sangat besar. Bonus dadakan bakal meningkatkan moralitas kerja.

Tetapi perlu diingat bahwa, bonus kejutan harus benar-benar diberikan pada tempatnya, pada orang yang tepat, atas prestasi kinerja yang sesuai dan atas penilaian yang akurat. Jika tidak, akan membuat orang-orang dalam tim kerja Anda bertanya-tanya mengapa dan mereka bahkan akan mencibir Anda memiliki maksud tertentu dibalik pemberian bonus itu.

Pastikan ada orang lain yang diperlukan mengetahui bahwa manajemen memberikan bonus dadakan pada seseorang karena sebuah prestasi. Dengan cara ini akan memberikan multiplier effect yang mendorong semua orang haus prestasi. Seperti apa bentuk bonus kejutan ini? Anda bisa memilih mulai dari paket liburan keluarga, paket home theatre, sebuah handphone baru, computer laptop, atau apapun yang sesuai dengan budget manajemen.

Dalam sebuah perusahaan kecil, saya kadang kala menyarankan bonus itu berupa lukisan kartun si staff yang akan diberi bonus. Saya minta jagoan lukis kartun untuk membuatkannya dari sebuah foto, dan meminta pimpinan perusahaan menandatangani kartun itu sebagai sebuah apresiasi baginya. Apa efeknya? Tentu saja efek kejut yang besar yang membuat ia tergerak merasakan bahwa perusahaan sangat memperhatikannya.

Kado ulang tahun anak-anak staff : kejutan ekstra

Tentu ini membutuhkan data base yang cukup bagus sehingga manajemen bisa mengetahui kapan anak-anak staff berulang tahun. Biasanya tidak sulit, tetapi yang penting adalah sebuah perlakuan baik terhadap keluarga staff. Staff bisa menjadi stake holder yang sangat produktif dan memiliki prestasi tinggi bila mereka nyaman dengan keluarganya. Masalah keluarga bisa mengakibatkan masalah di pekerjaan.

Bila Anda memiliki cukup waktu dan perhatian terhadap staff dan keluarganya, Anda tidak hanya memainkan peran sebagai manajer atau direktur, tetapi Anda memainkan peran sebagai bapak. Perhatikan bagaimana raut muka mereka berbinar-binar ketika Anda tiba-tiba singgih dirumah mereka dan menghantarkan sebuah kado untuk anak mereka. Bayangkan? Tidak perlu berjam-jam, cukup 10 menit luangkan waktu menyapa anak-anak mereka untuk menunjukkan bahwa Anda sangat memperhatikan mereka. Apa efeknya? Silahkan berharap yang terbaik.

Ciptakan hari kreatif : kejutan ekstra

Sekali lagi, hal ini harus dilakukan secara kejutan. Tantang semua orang dalam perusahaan Anda dengan menyampaikan bahwa bulan depan Anda akan memberikan hadiah bagi siapapun baik itu staff atau keluarganya yang bisa mempresentasikan sesuatu hal kreatif apapun yang berhubungan dengan perusahaan pada hari itu. Langsung tunjuk diri Anda sebagai juri utamanya. Sampaikan apa hadiah yang Anda tawarkan bagi pemenangnya. Perhatikan, betapa staff-staff Anda akan membawa pulang informasi itu pada keluarganya dan melibatkan keluarga mereka untuk berpikir kreatif.

Mungkin tidak semua anggota keluarga staff akan berpartisipasi, tetapi apa bedanya? Harapkan saja setidaknya sepuluh atau duapuluh keluarga staff akan ikut, tetapi dalam acara hari kreatif itu akan dilihat oleh seluruh staff bukan? Dorongan kompetisi internal yang menyenangkan dan harus dikemas dalam acara santai yang penuh canda ria. Hadirkan seorang MC yang pintar bercanda dan ngocol.

Jangan berharap banyak untuk mendapatkan ide-ide kreatif yang bernilai tinggi bagi kemajuan perusahaan. Karena tujuan pentingnya bukan itu. Yang paling utama adalah, kejutan perhatian Anda sebagai leader kepada seluruh asset karyawan Anda. If they happy, you will be happy.

Sumber: http://www.leadership-park.com/

Leave a Reply