Suka Mengeluhkan Pekerjaan? Ini Ganjarannya Bagi Kesehatan

foto: gettyimages.com

Pekerjaan sering dianggap sebagai beban, sehingga orang kerap mengeluhkannya. Selain tidak menyelesaikan masalah, berkeluh kesah tentang pekerjaan hanya akan memberi dampak buruk bagi kesehatan seseorang. Masih mau mengeluh?

Sekali waktu memang perlu mengungkapkan kejengkelan terhadap bos yang semena-mena, atau rekan kerja yang susah diajak kerja sama. Harapannya tentu ada yang berubah, dan karenanya dibutuhkan komunikasi yang baik. Sekedar mengeluh di belakang, sama sekali tidak berguna.

Justru, seperti dikutip dari Huffingtonpost, Kamis (27/3/2014), gangguan kesehatan seperti berikut ini yang akan didapat jika sering mengeluhkan pekerjaan:

1. Tambah gemuk
Tidak suka dengan pekerjaan lalu banyak mengeluh terbukti berhubungan dengan peningkatan berat badan. Penelitian menunjukkan karyawan yang tidak bahagia cenderung menerapkan diet atau pola makan yang buruk. Banyak makan makanan manis dan berlemak, sehingga terjadi penumpukan kalori.

Penelitian sebelumnya menunjukkan, gula memang memiliki efek pereda stres. Tapi kalau bisa menghindari stres dengan tidak mengeluh, untuk apa berlebihan mengonsumsi gula?

2. Menurunkan daya tahan tubuh
Penelitian lain menunjukkan bahwa stres di tempat kerja bisa menurunkan daya tahan tubuh alias sistem imun. Dampaknya, tubuh menjadi mudah diserang infeksi kuman penyakit. Daya tahan secara psikologis juga melemah, sehingga rentan mengalami depresi. Jadi, berhentilah mengeluh sekarang juga sebelum benar-benar sakit jiwa.

3. Gairah seks menurun
Terus-terusan membenci pekerjaan tidak hanya memberikan pengaruh di kantor. Sepulang ke rumah, dampaknya masih akan terasa bahkan hingga ke atas ranjang. Penelitian menunjukkan bahwa karyawan dengan tingkat kepuasan yang rendah di tempat kerja, secara seksual juga cenderung kurang terpuaskan di atas ranjang. Celakanya lagi, orang-orang dengan tingkat kepuasan seksual rendah cenderung punya umur lebih pendek. Waduh

4. Susah tidur
Ini yang akan dialami oleh orang-orang saat akan tidur, jika pengalamannya di kantor serba tidak memuaskan. Mereka akan terbebani pikiran-pikiran tentang pekerjaan yang belum terselesaikan, lalu matanya tidak juga terpejam meski sudah berbaring di atas ranjang. Matanya menatap langit-langit, telinganya bising oleh jam yang terus berdetak. Kemudian waktu terus berjalan, dan mereka belum juga terlelap hingga pagi.

Stres di tempat kerja bisa mengganggu pola tidur, dan sebaliknya kualitas tidur yang buruk membuat seseorang mudah kelelahan lalu pekerjaannya semakin berantakan. Satu-satunya cara memutus lingkaran setan ini adalah dengan berhenti mengeluh.

5. Meningkatkan risiko penyakit kronis
Dampak paling serius adalah risiko kematian akibat penyakit kronis. Tidak mengejutkan lagi jika para pakar kesehatan mengatakan bahwa stres bisa memicu pertumbuhan kanker. Bukan penyebab langsung, tetapi sangat meningkatkan risiko bagi yang punya bakat untuk mendapatkan penyakit tersebut.

Sumber: detik.com

Leave a Reply