Tetap Semangat Kerja Setelah Libur Panjang

166274901

Foto: gettyimages.com

Setelah libur panjang yang lama, datang kembali ke kantor bisa jadi agak menyulitkan Anda. Perasaan malas, enggan dan keinginan untuk libur lebih lama selalu menghantui.

Sulit untuk menerima kenyataan bahwa segunung pekerjaan telah menunggu. Sebelum Anda terjebak dalam suasana hati yang buruk ke kantor. Simak tip berikut, agar produktivitas kerja Anda tak akan terganggu setelah liburan panjang.

Jadwal kerja yang pendek
Jika memungkinkan, jadwalkan hari pertama Anda kembali ke kantor pada tengah minggu, misalnya hari Rabu. Jadi Anda hanya masuk 2-3 hari pada awal minggu pertama bekerja. Jadwal kerja awal yang tak terlalu panjang, akan membuat Anda lebih santai dan merasa tak terlalu terbebani saat kembali kerja. Perasaan penuh beban ini yang bisa perlahan membunuh produktifitas Anda.

Masuk kerja dengan perasaan segar
Tentu, Anda akan lebih suka terus menikmati suasana santai liburan, berjalan-jalan di pinggir pantai atau bangun tidur seenaknya. Semua hal tak perlu terburu-buru untuk dikerjakan dengan segera. Tak ada tengat waktu, target serta permintaan ini-itu dari klien hingga atasan.  Nah, ada baiknya Anda tidak fokus pada liburan yang telah berakhir, namun fokus saja pada manfaat yang Anda petik dari liburan. Seperti, tidur malam yang penuh dan istirahat mental dari pekerjaan kantor yang bikin Anda stres. Perasaan segar dari istirahat fisik dan mental saat liburan, justru bisa digunakan sebagai energi tambahan yang dapat memecut kreativitas serta produktivitas Anda.

Manjakan diri
Jika fokus pada manfaat liburan tidak juga membantu, saatnya memanjakan diri Anda sebelum berangkat ke kantor. Menikmati satu cangkir cokelat panas kesukaan saat sarapan atau mandi dengan shower gel favorit Anda. Anda juga bisa mengenakan tas baru yang Anda beli saat berlibur. Apa saja yang membuat Anda menjadi lebih bersemangat.

Tiba lebih pagi
Pada pagi hari Anda kembali, berencanalah untuk tiba satu jam atau lebih awal dari jam kerja. Biasanya datang lebih awal pada hari pertama kerja tidak diantisipasi banyak orang. Sebenarnya ini sangat baik jika Anda datang lebih awal saat masuk kerja, setelah liburan Anda tentu memiliki segudang email yang menumpuk di inbox menunggu untuk dibalas.

Jangan “overcommit”
Kembali minggu pertama Anda dijamin akan sibuk, sehingga jangan overcommit terhadap pertemuan atau proyek-proyek baru. Jika Anda mencoba untuk menjejalkan terlalu banyak hal dalam minggu pertama yang sudah sibuk, Anda berpotensi mengecewakan banyak orang. Ketika menindaklanjuti proyek dengan klien atau rekan kerja, usahakan untuk menjadwalkan pertemuan minggu berikutnya. Saat atasan Anda meminta  laporan keuangan, biarkan dia tahu itu akan berada di tangannya minggu depan. Dengan memberikan diri Anda waktu tambahan untuk mempersiapkan semua pekerjaan, Anda bisa memegang kendali lebih dan juga memiliki pilihan untuk menyelesaikan tugas lebih awal dari yang Anda janjikan.

Sumber: kompas.com

Leave a Reply