Trik Menghadapi Politik Kantor

Foto: Gettyimages.com

Foto: Gettyimages.com

“Lho, yang dapat promosi kok si Yanto? Bukannya Tony…” Mungkin kita pernah mendengar keluhan seperti ini. Soal pegawai yang tidak kompeten tapi malah mendapatkan kenaikan jabatan hanya karena office politics – politik kantor yang ada di kantor.

Setiap perusahaan punya lingkungan kerja yang berbeda. Semuanya dipengaruhi oleh tiap individu yang bekerja dan berinteraksi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan perusahaan tersebut. Dan faktor-faktor itu bukan berasal dari dalam saja, faktor dari luar pun bisa mempengaruhi lingkungan kerja suatu perusahaan.

Saat pertama kali bekerja pada perusahaan yang baru, kita akan merasakan lingkungan kerja yang baru pula, dan seringkali berbeda dengan lingkungan kerja kita yang lama. Semua orang tahu, kesuksesan kita sangatlah tergantung dari seberapa cepat dan baik kita bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru tersebut.

Beberapa orang bisa dengan cepat “mencium” aroma politik yang kental di perusahaan tertentu, sementara beberapa bahkan tidak sadar bahwa di kantor tempat mereka bekerja sebenarnya kental dengan nuansa politik. Perusahaan yang memiliki prosedur atau birokrasi rumit, biasanya mempunyai nuansa politik yang kental pula. Hal ini kerap menghambat kemajuan individu-individu dalam perusahaan, dan secara otomatis menghambat kemajuan perusahaan itu sendiri.

Istilah “politik kantor” sudah biasa kita dengar dalam pekerjaan sehari-hari. Masalahnya, banyak dari kita yang masih sulit mengenali dan mengatasinya. Nah, yang harus diperhatikan adalah situasi organisasi tempat Anda bekerja. Antara lain protokolnya, bagaimana aturan dan prosedurnya, bagaimana kira-kira dampaknya nanti terhadap kemajuan karier Anda, serta apakah Anda ditempatkan pada posisi sulit yang nantinya bisa menghambat kemajuan Anda.

Tak peduli apakah tujuan Anda untuk menaiki tangga karier atau untuk mendirikan bisnis sendiri, permainan politik ini akan menyulitkan langkah Anda.  Tidak ada orang baru yang kebal akan permainan politik ini. Jadi kendalikan diri Anda sekarang untuk memastikan bahwa Anda bisa mengatasi keadaan yang ada supaya bisa berkembang dalam karier dan kehidupan.

Mainkan

Politik kantor hanyalah sebuah permainan. Analogi ini cocok karena kita—terutama kaum Adam—akan memberikan performance lebih baik bila melibatkan faktor persaingan dan kompetisi. Bila Anda termasuk unggul dalam bidang olahraga, maka tidak perlu dijelaskan bahwa semangat bersaing dalam suatu kompetisi itu mutlak diperlukan.

Gejolak adrenalin yang dirasakan dalam persaingan adalah kekuatan luar biasa yang dapat menggerakkan Anda mencapai tujuan yang diinginkan. Permainan politik dalam pekerjaan Anda mirip dengan olahraga. Ada pemain-pemainnya dan serangkaian peraturan tak tertulis untuk dihadapi. Ada sistem, elemen-elemen, dan tentunya juga hasil atau akibat.

Perbedaannya mungkin terletak pada faktor menang atau kalah. Dalam olahraga, ada pemenang yang pasti. Dalam politik kantor di perusahaan, tidak ada pemenang dan pecundang yang pasti. Penting sekali memahami permainan ini. Bila Anda berpartisipasi dengan maksud menghancurkan lawan, maka Anda akan menemui kegagalan. Tidak ada teman abadi atau musuh abadi dalam permainan politik. Anda berusaha menjadi lebih unggul dan mendapatkan posisi  lebih baik di antara sesama rekan kerja. Tetapi bila Anda terlalu memaksakan kehendak, kemajuan karier Anda malah mungkin bisa terhambat.

Pelajari Aturan Sebelum Bermain

Peraturan permainan ini akan mengacu dan bergantung pada hubungan yang Anda bangun. Amati dan pelajarilah bagaimana hubungan dan interaksi Anda dengan sesama pemain, karena mereka akan melakukan hal yang sama kepada Anda. Dalam satu organisasi, batasan-batasan arena pertempuran tercipta antara kelompok-kelompok tertentu yang terbentuk dan berkembang seiring waktu. Pengelompokan itu adalah hal yang wajar dan tak bisa dihindari. Hal tersebut pasti terjadi selama manusia berinteraksi secara kolektif.

Masalahnya adalah Anda harus memutuskan apakah ingin menjadi “double agent” atau tidak. Maksudnya, apakah Anda ingin meloncat-loncat dari satu kelompok ke kelompok lain, atau Anda lebih suka setia pada satu kelompok saja. Anda mungkin menemukan contoh-contoh yang sangat ekstrim, tetapi itu dirancang untuk mengilustrasikan bahwa situasinya bisa menjadi sangat keras.

Beberapa orang lebih suka menjadi netral saja. Tidak berpindah-pindah kelompok, dan tidak pula setia kepada satu kelompok. Bila Anda cukup berperan dan menjadi bintang pada suatu kelompok, kemungkinan Anda akan mendapatkan keuntungan yang banyak, tetapi kerugiannya juga tidak kalah banyak.  Mainkan posisi Anda dengan sangat hati-hati agar Anda tidak terlempar dari arena permainan.

Kenali Para Pemainnya

Seperti halnya posisi point guard dalam permainan bola basket, pandangan Anda ke lapangan haruslah jelas dan tajam. Penting sekali untuk tetap siaga terhadap semua pemain di arena tersebut. Kesalahan yang paling sering dibuat adalah memperlakukan para pegawai yang berposisi lebih rendah atau kurang pengalaman dari kita dengan tidak hormat dan tidak baik. Kebanyakan orang hanya berlaku baik, bahkan menjilat, pada atasan mereka.

Sementara mungkin terdengar aneh untuk tidak memamerkan yang terbaik di depan atasan, Anda sebaiknya jangan lengah di hadapan bawahan, dan bahkan di depan pelayan atau office boy sekalipun. Dalam waktu lima belas tahun ke depan, sang pelayan mungkin bisa menjadi direktur atau manajer perusahaan. Aturan ini berlaku selama Anda berinteraksi dengan siapa pun dalam pekerjaan.

Prinsip dasar untuk memperlakukan orang di bawah dengan orang di atas Anda dengan sama hormatnya adalah benar adanya. Tidak ada cara untuk menentukan apakah individu itu dalam arena tersebut suatu hari akan berurusan dengan Anda. Tetapi Anda tetap bisa menentukan nasib Anda sendiri tentunya.

Informasi adalah teman terbaik Anda. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, temukan dan cari tahu peran apa saja yang dimainkan oleh setiap individu dalam arena permainan. Semakin banyak pengetahuan yang dapat Anda kumpulkan mengenai perusahaan tersebut, semakin banyak pula “amunisi” yang Anda miliki seiring Anda bermain dalam arena politik itu.

Mengerti Akibat-akibatnya

Akibat atau hasil yang akan diperoleh nantinya semua tergantung pada Anda.  Bagaimana Anda ingin dikenal orang dan kesan orang lain terhadap Anda? Anda bisa menjadi pemain yang pasif dalam permainan dan menyelesaikan pekerjaan dengan diam, tenang, dan tanpa menimbulkan sensasi atau gelombang. Pada waktu yang sama, Anda “mungkin” tidak dapat meninggalkan kesan atau impresi pada orang yang punya kendali atas karier Anda.

Posisi yang paling populer dan Anda inginkan adalah menjadi pemain yang aktif, tetapi tidak menjadi sorotan bila nantinya terjadi kontroversi atau masalah.  Anda tentunya ingin agar terkesan ramah, mudah bergaul, konsisten, dan dapat diandalkan. Selain itu, Anda harus tahu bagaimana memisahkan antara pekerjaan dengan kesenangan.

Keberhasilan adalah bagian dari permainan, tetapi jarang sekali pekerjaan yang sesungguhnya berhubungan langsung dengan office politics. Pekerjaan adalah pekerjaan, office politics adalah politik di kantor. Kekuatan yang berkuasa dalam permainan adalah ego dan insecurity, yang dimiliki oleh semua orang di dunia ini. Hanya individu yang dapat menyeimbangkan hubungan positif dengan semua faktor-faktor di ataslah yang punya kesempatan lebih tinggi untuk meraih sukses. Intinya adalah membuat semuanya menjadi seimbang.  Jangan biarkan diri Anda mudah ditebak oleh pemain lain. Jangan menjadi terlalu ekstrim dan jangan juga menjadi terlalu tenang.

Mainkanlah…

Ingatlah bahwa permainan tersebut akan tetap berlangsung dengan atau tanpa partisipasi Anda. Permainan politik akan terus ada dan tidak dapat dihilangkan. Semakin cepat Anda beradaptasi dengan situasi dan permainan, maka akan semakin baik pula keadaan Anda. Intinya adalah: bukan hanya menang atau kalah, tetapi bagaimana Anda memainkan peran Anda.

Sumber: http://www.marketing.co.id/

Leave a Reply