Wanita Jadi Pemimpin, Kenapa Tidak?

Wanita Jadi Pemimpin, Kenapa Tidak?Mungkin banyak pihak yang memandang wanita sebagai pihak yang tidak pantas untuk menjadi pemimpin. Banyak juga orang yang meragukan akan kemampuan kaum wanita di dalam menjalankan fungsinya sebagai pemimpin. Namun, jangan salah. Wanita zaman sekarang justru berbeda dengan wanita zaman dahulu. Percaya atau tidak, pria zaman sekarang pun menginginkan sosok wanita tangguh yang sanggup mendampinginya. Hmmm..contohnya lihat saja lagu Justin Bieber yang berjudul “One Time” dimana petikan liriknya seperti ini : “Your world is my world..and my fight is your fight..my breath is your breath..and your heart”

Berdasarkan hal ini, kita jadi mengetahui bahwa saat ini, bahkan pria juga menginginkan wanita yang tangguh dan merasakan dunia dan perjuangan yang sama dengannya. Nah, kriteria wanita tangguh seperti itu, sadar atau tidak, sebenarnya merupakan salah satu ciri khas wanita yang memiliki jiwa sebagai seorang pemimpin. Karena tidak mungkin wanita yang tidak merasakan dunia dan perjuangan bersama pasangannya dan hanya tahu menadahkan tangan saat suaminya menerima gaji bulanan serta memiliki mental “ikut suami” memiliki jiwa pemimpin. Dan tentu saja, wanita yang memiliki jiwa pemimpin saat ini lebih memiliki kesetiaan yang tinggi daripada wanita biasa. Nah, bagaimana ciri-ciri wanita sebagai pemimpin yang baik?

Berikut ciri-ciri wanita sebagai seorang pemimpin yang baik :

Menggunakan perasaannya dengan baik dan tidak dipengaruhi oleh mood nya semata

Wanita memang cenderung lebih menggunakan perasaannya di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika perasaan tersebut digunakan dengan benar dan tidak dipengaruhi oleh mood semata, maka wanita tersebut akan menjadi pemimpin yang baik dan juga memiliki kewibawaan yang tinggi. Wanita pemimpin yang bijak akan sanggup menguasai dirinya dan tidak dikuasai oleh perasaannya semata. Bahkan, perasaan yang dimilikinya justru ia gunakan untuk lebih memahami karakter bawahannya dan untuk memperlakukannya dengan lebih baik sehingga bawahannya merasa nyaman dan juga menjadi pribadi yang loyal. Dengan adanya loyalitas dari bawahan, maka tujuan perusahaan akan lebih mudah untuk tercapai.

Memiliki daya juang dan ketekunan serta konsistensi yang tinggi di dalam pekerjaan

Wanita memang terkenal karena ketekunannya. Namun, ketekunannya juga harus dibarengi dengan adanya daya juang dan juga konsistensi yang tinggi di dalam menjalankan pekerjaannya di dalam perusahaan. Dengan memiliki ketiga hal tersebut, yaitu daya juang, ketekunan dan juga konsistensi yang tinggi di dalam menjalankan fungsinya sebagai pemimpin di dalam perusahaan, maka ia akan sanggup menjadi pemimpin yang baik dan menjalankan fungsinya dengan baik di dalam perusahaan.

Seorang pendengar yang baik dan juga pemberi solusi yang baik

Seorang wanita yang berjiwa pemimpin adalah seorang pendengar yang baik namun tidak terpengaruh oleh apa yang didengarnya dengan begitu saja. Selain seorang pendengar yang baik, ia juga adalah pemberi solusi yang baik bagi orang lain. Dengan begitu, ia memiliki kebijaksanaan sebagai seorang wanita yang membuatnya menjadi seorang pemimpin yang berkualitas.

Seorang yang berhasil di dalam membina rumah tangganya

Seseorang wanita yang berhasil memimpin perusahaan juga adalah seseorang yang berhasil di dalam membina rumah tangganya, karena tidak mungkin seseorang wanita mengerti akan kebutuhan perusahaan jika ia bukanlah seorang wanita yang mengerti akan kebutuhan orang terdekatnya, yaitu suami dan anak-anaknya. Jadi, keberhasilan seorang wanita di dalam mendidik anak-anaknya sangat berpengaruh terhadap karakternya di dalam memimpin perusahaan. Seorang wanita yang sanggup memimpin perusahaan dengan baik, haruslah merupakan seorang wanita yang sanggup untuk menjadi penolong yang berhasil di dalam membina rumah tangganya.

Sumber: http://businesslounge.co

 

Leave a Reply